WELCOME

WELCOME

Saturday, October 8, 2011

Peluang Usaha Kuliner di Surabaya Tanpa Resiko



Surabaya adalah satu ibukota terbesar kedua setelah kota Jakarta. Kota ini ditinggali oleh cukup banyak orang. Oleh sebab itu, tidak heran jika ada begitu banyak usaha yang tumbuh subur di kota ini.

Selain industri, usaha yang tampak tumbuh subur di kota ini adalah usaha di bidang kuliner. Tidak heran jika usaha kuliner bisa tumbuh subur karena memang kuliner adalah salah satu kebutuhan pokok masyarakat saat ini.
Apakah anda tertarik untuk terjun di usaha kuliner? Jika anda memang tertarik, ada satu peluang usaha kuliner di Surabaya yang cocok untuk anda. Usaha franchise kuliner ini adalah mie ayam grobakan.
Taukah anda bahwa sudah ada cukup banyak orang yang mulai bergabung menjadi mitra usaha dari mie ayam grobakan ini? mereka yang sudah bergabung menjadi mitra usahanya menyatakakan ada cukup banyak kelebihan yang bisa didapatkan dari peluang usaha kuliner di Surabaya ini. berikut adalah beberapa kelebihannya.
Modalnya kecil sehingga usaha ini bisa dikatakan usaha tanpa resiko.
Karena modalnya kecil, usaha ini jauh lebih cepat balik modal.
Produknya dijamin halal karena dibuat dengan bahan-bahan pilihan tanpa bahan kimia.
Harga menu makanan sangat terjangkau.


Sunday, September 25, 2011

Peluang Usaha Di Surabaya Paling Populer Tahun 2016






Surabaya dikenal sebagai kota pahlawan dengan hawa panasnya, hal tersebut dikarenakan dekat dengan pantai dan pusat industry. Mengembangkan bisnis di Surabaya merupakan hal yang cukup bagus, apalagi ditahun 2016. Begitu banyak peluang usaha yang menjanjikan ditahun 2016 yang bisa dijalankan.

Ingin tahu, jenis bisnis apa saja yang populer di Surabaya? Yuk baca selengkapnya!!!

Meski memiliki tingkat persaingan tinggi, masih ada peluang usaha di Surabaya yang sangat prospektif untuk dijalankan. Bahkan tingkat kepopulerannya melebihi bidang usaha lainnya. Bisnis tersebut adalah otomotif dan kuliner.

Jenis Usaha Yang Populer Di Surabaya

1. Bisnis otomotif

Jenis peluang usaha di Surabaya bidang otomotif mengalami lonjakan tajam. Kondisi ini bisa dibuktikan melalui berbagai ulasan media seperti tabloid atau majalah yang mengulas tentang peluang usaha di Surabaya tersebut.

Bisnis otomotif memang sangat menggeliat di sana. Jenis peluang usaha di Surabaya ini tidak hanya berkaitan dengan penyediaan kendaraan saja, namun juga peluang lain yang memiliki hubungan dengan dunia tersebut.

Salah satu contoh peluang usaha di Surabaya yang berkaitan dengan otomotif yaitu jual beli aksesoris kendaraan dan pernak-perniknya. Bisnis ini menjanjikan prospek yang sangat bagus karena jumlah pemakai kendaraan di kota tersebut terus mengalami peningkatan.

Jenis usaha di Surabaya bidang otomotif tidak terbatas dalam urusan aksesoris saja. Masih banyak peluang lain yang dapat dikembangkan. Misalnya jasa cuci motor, cuci helm, bengkel kendaraan, jasa modifikasi dan sebagainya.

Peluang Usaha di Surabaya Paling Populer Tahun 2016

2. Bisnis kuliner

Sebagai kota yang padat penduduknya, ada banyak peluang usaha di Surabaya dengan pangsa pasar yang sangat luas. Salah satunya yaitu bisnis makanan atau kuliner. Surabaya merupakan kota yang jumlah pendatangnya cukup banyak.

Jadi peluang usaha di Surabaya bidang kuliner yang dapat dikembangkan tidak hanya berupa makanan khas Jawa Timur saja, tetapi juga makanan tradisional dari daerah lain seperti Solo, Yogyakarta, Bandung bahkan hingga makanan khas dari luar Jawa.

Jika tidak memiliki modal besar atau kemampuan yang mencukupi, tidak perlu takut. Masih banyak peluang usaha di Surabaya bidang kuliner yang dapat dicoba. Misalnya dengan sistem waralaba atau franchise. Kota ini menyediakan banyak sekali jenis franchise yang bisa dipilih untuk dikembangkan.

Bagi yang lebih tertarik membuka bisnis rumahan, bisa membuka usaha di Surabaya berupa produk-produk makanan kecil atau cemilan. Hasilnya dapat dititipkan di warung atau dijual sendiri pakai gerobak. Bahkan jika memenuhi syarat, dapat ditawarkan ke super market atau mall. Sebagai kota besar, tentu Surabaya memiliki banyak mall dan super market.

Itulah sekilas ulasan tentang peluang usaha di Surabaya dan sekitarnya. Semoga info ini bisa memberi inspirasi untuk membuka bisnis di kota tersebut.

Monday, September 19, 2011

Bisnis ayam kampung, rezeki orang kota


Bisnis ayam kampung, rezeki orang kota

Sindonews.com - Ketika sebagian besar peternak ayam terlena dengan kokok ayam broiler, ternyata kokok ayam kampung masih mempunyai harapan bagi para peternak ayam.

Di tengah gempuran para pemodal besar yang siap menjamin pasar ayam broiler, masih ada yang membuktikan produk kampung tidak berarti rejekinya kampungan. Dari sebidang lahan di Kampung Burangkeng, Setu, Bekasi, Bambang Krista membuktikan jika ayam kampung bisa menjadi rezeki kota.

Berawal sejak tahun 1990, Bambang telah mulai menggeluti bisnis ternak ayam tersebut. Mengawali karier dengan ayam broiler, akhirnya lulusan Fakultas Peternakan Undip Semarang ini memutuskan beralih ke ayam kampung. Peralihan itu disebabkan kondisi krisis 1998 yang mengguncang kondisi penjualan ayam broiler, di mana harga pakannya naik drastis mengikuti harga tukar dolar saat itu.

Akibatnya, banyak peternak yang kehabisan modal karena harga jual pun ternyata jatuh. “Waktu itu ekonomi lagi sulit, orang beli beras saja sudah bagus,”ucapnya. Namun, kondisi tersebut tidak mematahkan semangat pria kelahiran 5 Oktober 1963 di Solo ini untuk bangkit kembali bersama dengan bisnis peternakan ayam.

Pada tahun 2005 Bambang memulai usaha DOC (daily old chicken) atau ayam umur sehari. DOC juga dikenal sebagai pithik di kalangan masyarakat Jawa. Pada lahan seluas tiga hektar, usaha tersebut menyasar segmen pasar secara umum. Baik itu pengusaha yang berniat melakukan diversifikasi, ataupun para calon pengusaha ayam kampung yang ingin belajar.

Dalam usahanya, pria asal Solo ini mempunyai tiga produk utama, yaitu DOC, telur, dan ayam konsumsi. DOC juga dapat dibagi dua, yaitu kelas super dan kelas murni. Sedangkan, ayam konsumsi dapat dibagi dua, yaitu dalam kondisi hidup ataupun kondisi siap yang diolah.“Untuk DOC yang kelas super itu, berarti ayam dari hasil persilangan dengan berbagai jenis,”jelasnya.

Bambang juga menjelaskan jika di peternakannya dalam seminggu produksi DOC dapat mencapai 40.000, kemudian telur bisa mencapai 10.000 butir. Sedangkan, produksi ayam konsumsi bisa melayani 1.500 per hari. “Suplai ayam konsumsi untuk usaha ayam goreng di Jabodetabek,”ujarnya.

Dengan harga jual untuk DOC sebesar Rp4.000– 5.000 per ekor, Rp1.200–1.500 per butir untuk telur, dan Rp25.000 Rp35.000/kg untuk ayam konsumsi, serta Rp28.000/kg untuk ayam hidup. Walaupun sempat berat di awal usahanya akibat sulitnya mencari pinjaman dalam memulai usaha ayam kampung ini, kini ia boleh berbangga dengan omzetnya dalam sebulan yang mampu menembus Rp400 juta.

Kondisi ini tentu saja berbeda dengan dulu, bahkan kini semakin banyak tawaran berbagai bank untuk meminjamkan modal usaha kepadanya. Sebelum berkembang menjadi produk DOC, Bambang memilih memulai usahanya dengan produk telur ayam kampung. Pemilihan untuk berawal dari telur karena telur lebih aman dibanding ayam, sehingga bagus jika kita baru merintis usaha.

Produk telur dapat disimpan hingga jangka waktu tiga minggu, berbeda dengan ayam yang harus segera dijual jika tidak mau pembeli lari karena berat ayam yang tidak sesuai permintaan sedangkan telur cukup hanya dengan mengawasi kondisi tempat penyimpanan. Keuntungan lainnya ialah kita tidak perlu memperhatikan berat telur seperti ayam, jadi lebih mudah dalam mengelolanya.

Dalam perkembangannya alumnus Undip ini melihat peluang yang dapat dimanfaatkan. Hal tersebut ia sadari karena masih sedikit pengusaha ayam yang mau menggarap breeding farm ayam kampung karena itu berarti pengusaha hanya mendapatkan uang receh. Karena, konsumen ayam kampung memang masih berada dalam skala menengah, dengan tingkat permintaan 300–500 ekor.

Berbeda dengan bisnis ayam broiler di mana pasar sudah terbentuk mapan untuk konsumsi skala besar. Kondisi tersebut sering dianggap tidak efektif bagi banyak pengusaha, sehingga malas untuk menggarapnya. Sementara, Bambang tetap optimistis untuk menggarap pasar breeding farm ayam kampung tersebut dan untuk itu ia harus sedikit repot dan sabar mengurusi permintaan dari berbagai lokasi.

Kondisi tersebut membuat ia harus membina pelanggannya hingga akhirnya saat ini ia mempunyai pembeli yang secara rutin membeli 4.000 ekor DOC setiap minggunya. “Walaupun ini uang receh, tapi kalau dikumpulkan yalumayan juga,”ucapnya.

Pembinaan pelanggan ini betul-betul ia seriusi, hal ini dapat terlihat dengan diterbitkannya beberapa buku mengenai pengelolaan usaha ayam kampung oleh Bambang Krista. Membuat buku dan mengadakan pelatihan ternyata menjadi sarana promosi yang efektif hingga saat ini.

Kegiatan tersebut memberikan keuntungan dalam dua arah, bagi Bambang dan juga pelanggannya. Kegiatan tersebut berarti membuka peluang seluasluasnya bagi semua orang yang ingin mencoba usaha ternak ayam kampung.

Masih sepinya pasar breeding farm ayam kampung ini juga diakibatkan kebijakan pemerintah yang menjaga korporasi besar untuk tidak turut bermain dalam ternak ayam kampung. Jika pemodal besar ikut bermain, maka dapat dipastikan para peternak lokal tidak akan mampu mengontrol harga produk di pasar. (mai)

Thursday, August 25, 2011

ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA GERAI AYAM GORENG FATMAWATI CABANG BANDUNG, JAWA BARAT


ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA GERAI AYAM GORENG FATMAWATI CABANG BANDUNG, JAWA BARAT


View/Open
 BAB I (1.828Mb)
 BAB II (1.588Mb)
 BAB III (3.416Mb)
 BAB IV (2.957Mb)
 BAB V (2.584Mb)
 BAB VI (6.375Mb)
 BAB VII (2.804Mb)
 BAB VIII (860.5Kb)
 Cover (338.6Kb)
 Daftar Pustaka (597.2Kb)
 full text (24.97Mb)
 Lampiran (2.310Mb)
 Ringkasan (835.3Kb)
Date
2012
Author
Wardhana, Wahyu Kusuma
Metadata
Show full item record
Sebagai ibukota Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung tentunya sangat menarik untuk dikunjungi atau dijadikan tempat tinggal, baik bagi penduduk Jawa Barat maupun warga daerah lain. Jumlah penduduk yang banyak tentunya memiliki dampak pacta kegiatan sosial ekonomi masyarakat, salah satunya adaJab kebutuhan akao baban pangan yang cukup besar untuk memenuru kebutuhan koosumsi peoduduk. Selaio itu, pertumbuban jumlah peoduduk di Kota Bandung membuka peluang untuk bisnis pengo laban dan penyediaan pangan, salah satunya adaJah restoran. Dilibat dan segi bisnis, peniogkatanjumlab pelaku bisnis resloran tentunya menimbulkan persaingan tersendiri, mula,j dari penataan restoran,
 karakteristik prodok, strategi pemasaran, pelayanan, yang tujuannya untuk menarik konsumeD. Keadaan ini dialami dan dilakukan juga oleh Gerai Ayam Goreng Fatmawati. Gerai Ayam Goreng Fatmawati Indonesia mulai membuka
 cabangoya di Kota Bandung mulai tahun 2002 dan memiliki empat cabang gerai yaitu Bandung Supenmall (RSM), Bandung Indah Plaza (RIP), Istana Plaza (IP) dan Citylink Kopo. Untuk kantor cabang beroda di Jalan Gatot Subrolo, Gang Deme Atmosoehrujo 117 Kota Bandung. Gerai yang beroda di Citylink Kopo merupakan cabang baru yang dibuka pada bulan Juli 2011. Tingginya persaingan
 ini menjadi salah satu faktor bagi Gerai Ayam Goreng Fatmawati Cabang Bandung untuk melakukao pengembangan usaba. Penelitian ini dilaksanakan eli Gerai Ayam Goreng Fatmawati Cabang Bandung, Jawa Bara!. Kegiatan penelitian dilakukao melalui dua tahapan yaitu: (I) proses penyusunan proposal sebagai tahap awal penelitian pendabuluao pada bulan Juli hingga November 20 II , dan
 (2) proses pengumpulan, pengo laban, dan analisis data sebagai hasil penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-Maret 2012. Tujuan dan penelitian ini adaJab untuk (I) mengidentifikasi s!rategi yang sudab diterapkao daJarn menghadapi persaingan usaha, (2) mengidentifokasi kondisi lingkungan internal dan eksternal yang dihadapi dan (3) menganalisis dan merumuskan strategi pengembaogan usaba yang sesuai untuk diterapkan di Gerai Ayam Goreng Fatmawati Cabang Bandung.
 Data-data yang digunakan dalam penelitian ini adalab data primer dan
 sekunder. PengumpuJan data meoggunakan studi literature, observasi, wawancara, diskusi, kuesioner dan tehnik delphi. Metode penentuan respooden yang digunakan dalam pene1itian ini adalah non probability sampling yaitu dengan menggunakan metode purposive sampling atau judgement sampling, dimana pemiliban responden dipilih seeara sengaja. RespondeD yang digunakan daJam penelitian ini berjumlah delapan omng yang lerdiri dan dua orang pihak
 internal dan enam orang pihak ekstemal. Pihak internal diwakili oleh Board of
 Director (BOD) sedangkan pihak ekSlernal meliputi para pakar (expert) yang lerdiri dari dua orang pengelola resloran yang berbed .. satu orang pengelola restoran sejenis, satu omng juru masak (Chef), satu orang Dosen NHl dan satu orang pengamal kuliner di Kota Bandung. Adanya keterlibatan pihak eksternaJ
 dalam penelitian ini diharapkan mampu menghasilkan altematif strategi yang
 lebih objektif. Metode pengolaban dan analisis data terdiri dari analisis deskriptif
 dan analisis tiga tahap formulasi strategi. Alat bantu analisis yang digunakan
 untuk mennnuskan strategi adalab matriks !FE, matriks EFE, matriks IE, matriks SWOT, dao matriks QSP (QSPM).
 Matriks !FE dan EFE menunjukkan total bobot skor rata-rata sebesar 3,01 dan 3,07. Berdasarkan hasil analisis matriks 1E dapat diketabui bahwa Gerai Ayaro Goreng Fatrnawati Cabang Bandung berada pada kuadran 1 (twnbuh dan bina). Selanjutnya basil matriks SWOT menghasilkan delapan alternatif strategi dan dan basil matriks QSP diperoleh prioritas alternatif strategi bagi Gerai Ayarn Goreng Fatrnawati Cabang secara berturut-turut sebagai berikut: (1) Memiliki sebuah resloran yang berdiri sendiri dengan nilai STAS sebesar 21,104, (2) Peningkstan promosi dan marketing dengan nilai STAS sebesar 20,952, (3) Menjaga kualitas dan ktumtitas produk (STAS~20,642), (4) Membutuhkan Area Manager dan leader di setiap Gerai (STAS~19,84l), (5) Pelatihan-pelatihan pengembangan SDM (STAS~19,975), (6) Evaluasi kinerja (STAS= 19,792), (7) Kerjasama dengan asosiasi pengusaha kuliner (STAS~15,111) dan urutan strategi yang terakhir adalab membuat anak perusahaan dengan konsep barn dengan nilai STAS sebesar 11,245.
 Berdasarkan hasil identiflkasi di lapangan terdapat kesesuaian antara
 strategi yang telab dijalankan oleh Gerai Ayarn Goreng Fatrnawati Cahang Bandung dengan altematif strategi yang diberikan kepada perusahaan. Misalnya,
 kegiatan promosi dan marketing yang masih berkaitan dengan strategi peningkatan promosi dan marketing. Kegiatan menjaga kualitas dan kuantitas produk sesuai dengan strategi menjaga kualitas dan kuantitas produk serta membuka lowongan wItuk posisi Manager Area masih berkaitan dengan strategi membutuhkan Area Manager dan leader di setiap gerai. Selain ketiga alternatif strategi tersebut, masih terdapat lima alternatif strategi barn dimana pihak Gerai Ayam Goreng Fatmawati Cabang Bandung belurn menerapkannya saat ini. Meskipun tidak berkaitan dengan strategi yang sudah ada sebeltunnya, namun secara umwn altematif strategi tersebut diharapkan mampu melengkapi
 dan mengatasi permasalaban Gerai Ayarn Goreng Fatrnawati Cabang Bandung
 saat ini mengingat penyusunan strategi didasarkan atas kondisi kekuatan, kelemahan, peiuang, dan ancaman yang dihadapi Oerai Ayam Goreng Fatmawati
 Cabang Bandung.

Saturday, August 6, 2011

Peluang bisnis kuliner Surabaya yang cukup menjanjikan




Kota Surabaya merupakan salah satu kota yang menjadi pusat perekonomian pada Provinsi Jawa Timur yag dekat dengan area laut, hal tersebut tentunya dapat dimanfaatkan dengan sangat baik bagi anda yang dapat melihat dengan jeli sebuah celah untuk peluang usaha. Dan salah satu peluang bisnis kuliner Surabaya yang dapat di coba adalah dengan membuka bisnis warung seafood atau masakan olahan dari hasil laut. Hal tersebut tentunya masih sangat berpotensi, pasalnya sebagian besar orang memang menyukai berbagai macam makanan olahan yang dibuat dari berbagai hasil laut. Dengan kondisi dekat dengan laut, maka tentunya anda pun bisa mendapatkan bahan baku hasil laut yang masih segar seperti udang, kerang, kepiting, hingga berbagai macam jenis ikan laut untuk dimasak setiap harinya.

Selain itu, salah satu peluang bisnis kuliner Surabaya lainnya dapat juga dengan melirik bisnis franchise atau waralaba makanan namun yang berasal dari luar negeri, seperti misalkan KFC, CFC, McDonalds, Dunkin Donut, dll, jika memang investasi modal awal untuk bisnis yang anda miliki mencukupi. Karena sebagaimana yang telah kieta ketahui bersama bahwa berbagai macam makanan atau kuliner tersebut akan selalu disukai oleh banyak orang dimanapun, sehingga anda pun sudah tidak perlu mngadakan promosi besar-besaran untuk segmen bisnis franchise atau waralaba kuliner asal luar negeri tersebut. Dan jika letak bisnis tersebut cukup strategis, maka tidak menutup kemungkinan jika omset pendapatan anda pun dapat mencapai hingga puluhan juta rupiah.

Demikian di atas tadi adalah seidkit ulasan mengenai berbagai macam peluang bisnis kuliner Surabaya yang telah kita ketahui bersama, semoga sedikit ulasan di atas dapat menjadi sebuah informasi bisnis yang bermanfaat untuk anda semuanya.