WELCOME

WELCOME

Saturday, February 16, 2013

Pempek Palembang

Masakan asal Palembang ini memang sangat populer. Citarasanya yang kenyal, gurih dan lezat terasa pas dengan siraman kuah cuko asam pedas. Anda ingin membuat pempek sendiri di rumah? Berikut resepnya untuk Anda. Resep/Dapur Uji/Foto: Budi Sutomo 

Pempek Tenggiri 

Bahan: 
300 g daging ikan tenggiri/belida, haluskan 
300 g tepung kanji 
30 g tepung terigu protein sedang
200 ml air
2 sdm minyak goreng
2 siung bawang putih, haluskan 
½ sdt vetsin (jika suka) 
2 butir putih telur 
4 sdm air
1 sdt garam halus
1 sdt gula pasir
Minyak untuk menggoreng 
Cuko Pempek: 
800 ml air 
150 g gula merah, iris halus 
4 buah cabe merah, haluskan 
6 buah cabe rawit, haluskan 
4 sing bawang putih, haluskan 
1 sdm tongcai 
5 sdm air asam jawa 
1 sdt cuka 
2 sdm kecap manis 
2 sdm ebi, haluskan 
1 sdt garam halus 
2 butir telur untuk isi pempek kapal selam 
Pelengkap: 
200 g timun, potong sesuai selera 
3 sdm ebi sangrai, haluskan 
Cara Membuat:
1. Pempek: Larutkan air dan tepung terigu. Masak sambil diaduk-aduk hingga mendidih. tuang ke atas adonan ikan, tambahkan tepung kanji, tepung terigu, telur, minyak, air, dan bumbu-bumbu. Aduk dan uleni hingga kalis.
2. Pempek Kapal Selam: Ambil adonan pempek, isi dengan telur mentah atau potongan telur rebus. Bentuk menyerupai pastel. Rebus hingga matang. Angkat, tiriskan. 
3. Pempek Lenjer: Ambil 3 sendok makan adonan pempek bentuk bulat panjang. Rebus hingga matang. Angkat. Dinginkan. 
4. Pempek Adaan: Ambil dua sendok makan adonan pempek, bentuk menjdi bola-bola sebesar bola tenis meja. Rebus hingga matang. Tiriskan dan dinginkan. 5. Panakan minyak banyak, goreng pempek hingga matang dan berwarna kuning kecoklatan. Angkat, tiriskan. 
6. Saus Pempek: Campur semua bahan saus pempek. Rebus hingga mendidih. Angkat. 
7. Penyajian: Atur pempek kapal selam, pempek lenjer dan pempek adaan di atas piring saji. Siram dengan kuah cuko pempek dan. Hidangkan dengan dilengkapi potongan timun dan ebi sangrai. Sajikan. 
Untuk 4 Porsi 

Tip: Agar pempek tidak terlalu berair, sajikan segera setelah pempek disiram saus pelengkap atau sajikan saus di tempat terpisah. Tambahkan sedikit air jika adonan masih terlalu keras dan susah dibentuk dan tambahkan tepung kanji jika adonan terlalu lembek..

Wednesday, February 6, 2013

Berkreasi dengan Buah Naga - Sate Buah Naga

Buah naga mengandung banyak vitamin, mineral dan serat yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh. Jika Anda bosan memakannya sebagai buah segar, kreasikan menjadi sate buah naga yang unik dan menarik. Selamat Mencoba. Budi Sutomo.


Video Membuat Snack Sehat untuk Anak

Membiasakan anak jajan diluar merupakan kebiasaan yang kurang baik karena kurang terjaga kebersihannya. Stik tahu keju bisa Anda buat di rumah sebagai salah satu alternatif kudapan sehat untuk anak. Selamat Mencoba. Budi Sutomo.


Video Membuat Cookies Wortel

Cookies wortel sangat cocok menjadi kudapan keluarga khususnya anak-anak yang susah makan sayur. Kue ini mudah dibuat dan bahannya mudah didapat.  Citarasa yang lezat pasti disukai anak-anak. Selamat Mencoa. Budi Sutomo.


Jangan Musnahkan Daun Khat (Ghat) - Bisa Jadi Berkhasiat Obat


Kasus Narkoba Raffi Akhmad membuat geger masyarakat Indonesia. Banyak pertanyaan mengusik ketika tiba-tiba BNN mengintruksikan untuk memusnahkan tanaman Khat (Catha Edulis) yang diduga sebagai bahan baku Chatinone. Apakah benar daun Khat berbahaya bagi kesehatan? Atau mungkin justru bermanfaat?

Kalau dilihat dari seni kuliner, daun khat atau sering juga disebut daun ghat memiliki citarasa asam dan ada rasa sedikit getir. Bentuknya seperti daun salam. Aroma normal tidak ada aroma yang terlalu menyengat. Jadi daun mudanya cocok dan cukup enak menjadi bahan lalapan sambal terasi dan lauk ikan asin. Dari sisi nutrisi, daun khat yang pasti mengandung serat, klorofil, vitamin A, zat besi, dan mineral esensial lainnya yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Saya pribadi agak miris melihat BNN (Badan Narkotika Nasional) melakukan instruksi agar musnahkan daun khat. Apakah benar daun khat berbahaya untuk kesehatan? Atau mungkin sebaliknya berkhasiat sebagai obat. Perlu dilakukan riset ilmiah mendalam. Karena Narkoba yang beredar dan dikonsumsi Raffi Ahmad adalah methylone, zat turunan chatinone yang terbuat dari senyawa kimia sintetis bukan dari daun khat.
 
Lantas bagimana dengan kandungan Chatinone alami yang ada di dalam daun khat? Kemampuan manusia mengonsumsi daun khat segar paling hanya segenggam, bahkan sebagian orang hanya mengunyah dan menelan sarinya. Apakah dengan mengonsumsi segenggam daun khat kita akan mendapatkan efek negatif? Semua yang berlebihan memang tidak baik dampaknya, bahkan alhokol durian, senyawa mentol daun mint dan minyak atsiri daun kemangi jika diekstrak menjadi berbahaya jika dikonsumsi berlebihan.


Banyak bahan pangan yang mengandung zat kimia dan memberi efek stimulan, seperti cafein pada kopi dan teh, zingeron pada jahe, senyawa menthol pada daun mint dan zat aktif saponin dalam ginseng. Dalam ambang batas tertentu, efeknya akan menyegarkan tubuh dan melancarkan peredaran darah. Lantas seberapa bahayanya efek stimulan dari bahan pangan segar? atau justru menyehatkan?. Ini yang harus dikaji ulang.

Mungkin lebih bijak jika pemerintah dengan lembaga terkait melakukan penelitian mendalam tentang bahaya daun ini jika dikonsumsi segar. Benarkah berbahaya, berapa ambang batasnya, atau mungkin malah bermanfaat untuk kesehatan.  Karena image daun ini menjadi sangat buruk setelah kasus narkoba Raffi Akhmad, padahal narkoba yang dikonsumsi Raffi tidak terbuat dari daun ini. Ngga tega rasanya melihat daun ini dimusnahkan begitu saja tanpa ada landasan penelitian ilmiah yang kuat. Sepertinya tindakan bodoh. Budi Sutomo.